
Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Ponorogo Menjadi Pembicara di Islamic International University Malaysia

Ponorogo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UM Ponorogo). Eka Indrayani, mahasiswa Magister Manajemen UM Ponorogo, dipercaya menjadi pembicara dalam forum internasional yang diselenggarakan di Islamic International University Malaysia (IIUM) pada 8 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Eka membawakan presentasi bertajuk “Peran Kolaborasi Internasional dalam Pengembangan Kompetensi Manajerial” di hadapan peserta yang terdiri atas mahasiswa, akademisi, serta praktisi dari berbagai negara.
Kepercayaan yang diberikan kepada Eka Indriyani bukanlah tanpa alasan. Berbagai pencapaian akademik dan keterlibatannya dalam kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa menjadikannya salah satu peserta yang dipilih langsung oleh panitia untuk berbagi pengalaman dan gagasan dalam forum internasional tersebut. Kehadirannya sebagai pembicara sekaligus menjadi representasi kualitas mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Ponorogo di tingkat global.
Dalam pemaparannya, Eka menekankan pentingnya kolaborasi internasional sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kompetensi manajerial di era globalisasi. Menurutnya, perkembangan dunia bisnis dan organisasi saat ini menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga wawasan global, keterampilan komunikasi lintas budaya, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang sangat dinamis.
“Kolaborasi internasional membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa dan profesional. Melalui pertukaran gagasan, pengalaman, dan budaya, seseorang dapat mengembangkan perspektif yang lebih komprehensif dalam menghadapi tantangan manajerial di tingkat global,” ungkap Eka dalam presentasinya.
Forum akademik internasional tersebut berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai latar belakang. Beragam pertanyaan terkait pengembangan kompetensi kepemimpinan, inovasi dalam manajemen, hingga peluang kerja sama antarnegara menjadi bagian penting dari pembahasan yang berlangsung selama kegiatan.
Partisipasi Eka sebagai pembicara mendapat apresiasi positif dari peserta maupun penyelenggara acara. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia masa kini, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan persaingan global yang semakin kompleks. Selain itu, kehadiran mahasiswa Indonesia dalam forum tersebut turut memperkuat jejaring akademik antara Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan berbagai institusi pendidikan internasional.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam mendorong mahasiswanya untuk aktif berkiprah di tingkat internasional. Melalui berbagai program kolaborasi, seminar, benchmarking, dan forum akademik global, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun kompetensi yang berdaya saing internasional.
Eka Indrayani mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan diri dan berani mengambil peluang di tingkat global.
“Menjadi pembicara di forum internasional merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kesempatan ini mengajarkan bahwa kerja keras, kemauan untuk terus belajar, dan keberanian keluar dari zona nyaman dapat membuka banyak pintu kesempatan. Saya ingin mengajak generasi muda untuk tidak takut bermimpi besar, terus meningkatkan kompetensi, dan membawa nama baik bangsa serta almamater di panggung dunia,” tutur Eka.
Prestasi ini semakin menegaskan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo mampu tampil percaya diri, kompeten, dan memberikan kontribusi nyata dalam forum internasional. Diharapkan capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berprestasi, dan memperluas jejaring kolaborasi di tingkat global.
