Wisuda Pascasarjana Sarjana dan Diploma Ke 47 Umpo

UMPO-19 Oktober 2019, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) melaksanakan kegiatan wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma ke 47, tahun akademik 2019-2020. Total sebanyak 827 mahasiswa yang dikukuhkan, dengan rincian 604 wisudawan S1, 164 wisudawan program D3, 43 dari program profesi ners, dan 16 wisudawan dari program Pascasarjana.

Wisuda di tahun ini nampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya digelar di halaman plaza Unmuh Ponorogo, kali ini di gelar di Gedung Ekapotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Sebuah gedung megah dan modern sebagai fasilitas kegiatan kampus tersebut, baru sebulan lalu diresmikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir M.Si. Memiliki luas lebih dari 4000m2, Ekspotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo mampu menampung seluruh wisudawan, wali wisuda, dan undangan.

Dalam kegiatan wisuda itu, hadir Pimpinan Universitas, Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo, serta Pimpinan Aisyiyah Ponorogo. Selain itu, juga dihadiri Katong II, Dr. Soedjarno MM beserta Ketua DPRD Ponorogo dan Forpimda Kabupaten Ponorogo.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat, sesuai instruksi panitia, mahasiswa secara bergantian menaiki podium kehormatan, dengan diiringi alunan tembang jawa dari UKM Gita Suara Mahasiswa UMPO.

Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Dr. Sulton, M.Si menjelaskan, dengan dilaksanakannya wisuda ke 47, itu artinya Universitas Muhammadiyah Ponorogo sudah berhasil meluluskan lebih dari 15 ribu mahasiswa. Rektor dalam sambutannya di depan wisudawan dan undangan berharap, wisudawan tidak segera berpuas diri, tapi justru harus memberikan karya nyata untuk masyarakat, sesuai ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan.

Rektor menambahkan, begitu banyak prestasi yang diraih mahasiswanya baik akademik maupun non akademik di kancah regional maupun nasional. Sehingga kualitas pendidikan di Unmuh Ponorogo tidak dapat dipandang sebelah mata.

Prestasi yang di dapat para mahasiswa, juga dapat menghantarkan UMPO menaiki posisi peringkat 116, setelah sebelumnya berada di posisi 230, bersaing dengan 4 ribu PTN/PTS se Indonesia.

Lebih lanjut, Rektor mengatakan, untuk mendongkrang prestasi tersebut, UMPO terus mengembangkan pelayanannya, khususnya dalam menghadapi industri 4.0. Diantaranya, melalui riset, penelitian, dan pengabdian. Sehingga UMPO mampu menghasilkan lulusan yang berkompeten dan disiplin ilmu.

Senada dengan Dr. Sulton, M.Si rasa bangga turut diungkapkan Wakil Bupati Ponorogo. Dirinya mengapresiasi wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikannya, karena menurutnya pendidikan adalah aset penting untuk kehidupan seseorang ke depannya. Terlebih, untuk membangun karakter dan SDM khususnya di Ponorogo.

Untuk itu, Soedjarno berharap, para wisudawan segera terserap di dunia kerja, apalagi jika dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Ia juga berharap, wisudawan dapat beradaptasi di tengah modernisasi global.

Sementara itu, Adjie Samudra Trisnatyan Pambudi, wisudawan Fakultas Hukum, dalam sambutannya mewakili seluruh wisudawan mengatakan, kelulusan tersebut merupakan tanggungjawab, karena nantinya akan kembali pada kehidupan bermasyarakat.

Adji juga mengaku bangga menjadi mahasiswa UMPO, sebuah kampus yang mampu berdaya saing global dalam menghadapi industri 4.0 dan menyiapkan era 5.0. Oleh karena itu, lulusan dapat bersama-sama mengimplementasikan pesam pendiri Muhammadiyah.

Dalam gelaran wisuda ke 47 Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Rektor memberikan penghargaan kepada mahasiswa terbaik, yakni Sri Eni, M.Pd dengan IPK 3.68, Adji Samudra, SH dengan IPK 3,92, dan Siti Maria Ulfa, A.Md. Kep dengan IPK 3.78.

Rektor juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa asing atas nama Maemuna Conrasee, S.Pd, dam Chalida Manjadee, S.Pd sebagai Duta Mahasiswa UNMUH di Thailand. (ld)

Sumber: http://umpo.ac.id/627-wisuda-pascasarjana-sarjana-dan-diploma-ke-47-umpo.html