Yudisium Mahasiswa Magister PAI 2019

Sabtu, 12 okt 2019 kegembiraan nampak menyelimuti wajah 16 mahasiswa Pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Ponorogo, dalam agenda yudisium periode dua semester ganjil tahun akademik 2019/2020 di Bale Rasa Resto Kota Ponorogo dua pekan yang lalu.

Agenda yang sejatinya sebagai sarana penyampaian rasa syukur kelulusan ini di balut dengan susunan acara inti yakni ramah tamah, yang sebelumnya terdapat sambutan-sambutan dari rektor, yang kali ini di wakilkan oleh Wakil Rektor I Dr. Happy Susanto, MA, penyampaian pesan kesan dari Mahasiswa yang diwakili oleh Ahroni, M.Pd.

Pasca yudisium, ke-enam belas mahasiswa tersebut berhak memakai gelar magister yang diperoleh. Saat sambutan Direktur Pascasarjana Dr. Afiful Ikhwan, M.Pd.I menyampaikan tiga pesan “Pertama, para lulusan hendaknya selalu menjaga nama baik almamater Pascasarjana Unmuh Ponorogo, sampaikan ke kami jika terdapat kekurangan selama ini untuk kebaikan kedepan, dan juga sebagai sarana untuk tetap bersilaturahim ke kami walaupun sudah alumni, serta niatkan itu sebagai kritik membangun sebagai bentuk kepedulian almamater, dan kami juga mohon maaf jika selama ini ada ketidak berkenan” ucapnya.

“Kedua, kami civitas akademik pasca mohon do’a selalu karena saat ini sedang proses pengajuan izin pembukaan prodi baru yaitu prodi Magister Ilmu Pemerintahan (MIP), serta akan menyusul prodi-prodi magister lainnya, bahkan ada rencana akan buka program studi Doktoral, sehingga harapannya akan menjadi kampus pertama di Kota Ponorogo yang memiliki program Doktor” tambah bapak alumni Doktor UIN Malang ini.

Lanjut Dr.Afif , “yang ketiga terakhir, kami juga berpesan jangan berhenti dan merasa puas diri dengan pencapaian ini, terus belajar, masih ada jenjang selanjutnya yaitu S3, terus langsung lanjut ambil program Doktor, insha Allah akan semakin manfaat di masyarakat” pungkasnya dan dijawab oleh peserta yudisium dengan “Amiiinn”.

Yudisium periode ini, juga diumumkan mahasiswa lulusan terbaik oleh Kaprodi Magister PAI Cand (Dr.) Anip Dwi Saputro, M.Pd, kali ini predikat terbaik diraih oleh Sri Eni dengan IPK 3,68. Apresiasi dari pasca diberikannya cinderamata, surat keputusan Direktur dan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Rektor I.

Dalam sambutannya Wakil Rektor I Dr. Happy menyampaikan, “mengelola lembaga pendidikan era saat ini sangat berat tantangan dan perjuangnnya, selain ukuran kuantitas misal batas minimal guru bergelar sarjana, kepala sekolah dan pengawas bergelar magister, saat ini juga diberlakukan semuanya online.” ucap bapak alumni UGM ini.

Lanjut Dr. Happy, “aturan maksimal masa studi magister empat tahun itu sudah benar-benar diterapkan saat ini, jadi selamat kami ucapkan anda akhirnya lulus tepat waktu dua tahun dan ada juga yang lulus di waktu yang tepat empat tahun karena kalau tidak lulus dropout (DO).” imbuhnya yang kemudian disambut dengan gelak tawa peserta yudisium.

Dalam sambutan mewakili para lulusan, Ahroni mengungkapkan, jika saat ini patut disyukuri akhirnya dapat menyelesaikan studi magister. Kedepan para lulusan harus menjadi sebuah inspirasi, sebuah solusi dan sebuah motivasi dari kebaikan ilmu yang dimiliki.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para dosen yang telah memberikan ilmu, membimbing kami tanpa lelah. Kami tau, butuh banyak perjuangan untuk mendidik kami. Kami sadar, kami tidak bisa membalas semua. Semoga Tuhan yang membalas, dan semoga kami bisa memanfaatkan ilmu yang diberikan dengan baik,” pungkasnya. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah. -AI-